tanaman_atsiri
-
No. Nama Minyak Nama Dagang nama Tanaman Kegunaan Kondisi 1. Adas Fennel Oil Foenicullum vulgare Flavor, Rempah, Sabun, Krim, Parfum, Pengobatan, Kosmetik
Potensi dikembangkan 2. Akar wangi Vetiver Oil Vetiveria zizanoides Parfum, Sabun, Kosmetik, Sebagai Fiksatif Sudah Berkembang 3. Bangle Bangle Oil Zingiber cassummunar Farmasi Potensi dikembangkan 4. Cendana Sandalwood Oil Santalum album Antibakteri, Antiseptik, Desinfektan, Ekspektoran, Sedatif, Stimulan, dan Refrigeran. Sudah Berkembang 5. Cengkeh Clove Oil Syzygium aromaticum Flavor, Antibiotik
Sudah Berkembang
6. Gaharu Agarwood Oil Aquilaria sp. Parfum, Kosmetika, dan Obat-obatan Sedang Berkembang 7. Gandapura Wintergreen Oil Gaultheria fragrantissima Parfum, Obat-obatan, Flavor Potensi Dikembangkan 8. Jahe Ginger Oil Zingiber officinale Pengobatan tradisional, Penyedap Makanan (Flavor) Sedang Dikembangkan 9. Jeringau Calamus Oil Acarus calamus Farmasi Potensi dikembangkan 10. Jeruk Limau - - - - 11. Jeruk Purut Lime Oil Citrus hystrix Makanan, Parfum Potensi dikembangkan 12. Kapolaga Cardamon Oil Elletaria cardamomum Farmasi Potensi dikembangkan 13. Kayu Manis Cinnamon Bark Oil Cinnamomum casea Penyedap Rasa, Flavor Potensi dikembangkan 14. Kayu Putih Cajuput Oil Melaleuca leucadendron Obat Gosok, Farmasi Sudah Berkembang 15. Kemangi Basil Oil Ocimum grattisimum Farmasi, Makanan, Pestisida Nabati Potensi dikembangkan 16. Kemukus Cubeb Oil Piper cubeba L. Flavor Saus, Minuman Beralkohol, Fragrance pada Sabun, Detergen, Krim, Parfum, Obat Radang, Bronchitis, Asma, dll. Sedang Berkembang 17. Kenanga Cananga Oil Canangium odoratum Aromaterapi, Parfum, Kosmetik
Sudah Berkembang 18. Ketumbar Coriander OIl Coriandrum sativum Makanan, Farmasi Potensi dikembangkan 19. Klausena Clausena/Anis Oil Clausena anisata Farmasi, Minuman, Parfum, Rokok, Permen Karet, Pasta Gigi Sedang Berkembang 20. Kunyit Curcuma Oil Curcuma domestica Flavour, Farmasi Potensi dikembangkan 21. Lada Black Pepper Oil Piper nigrum Flavor pada produk Makanan & Minuman, Antimikroba Sudah Berkembang 22. Lawang - Lawang Obat gosok, minyak angin Potensi dikembangkan 23. Masoi Massoi Oil Criptocaria massoia Flavour Makanan Sedang Berkembang 24. Melati Jasmine Oil Jasminum sambac Parfum, Aromaterapi, Kosmetik Sedang Berkembang 25. Nilam Patchouli Oil Pogostemon cablin Benth Sebagai Fiksatif pada pembuatan parfum Sudah Berkembang 26. Pala Nutmeg Oil Myristica fragrans Houtt Flavor pd Makanan, Rokok Sudah Berkembang 27. Palmarosa Palmarosa Oil Cymbopogon martini Farmasi Potensi dikembangkan 28. Permen Cormint Oil Mentha arvensis Flavor, Parfum, Pasta gigi, Permen Potensi dikembangkan 29. Rosemari Rosemari Oil Rosmarinus officinale Farmasi Potensi dikembangkan 30. Selasih Mekah Basil Oil (Eugenol type) Ocimum grattisimum Farmasi, Makanan Potensi dikembangkan 31. Sereh Dapur Lemongrass Oil Cymbopogon citratus Makanan, Farmasi Sedang Berkembang 32. Sereh Wangi Citronella Oil Cymbopogon nardus Flavor, Parfum, Sabun Sudah Berkembang 33. Sirih - - x x 34. Surawung Pohon Native Myrthle Oil Backousia citriodora Farmasi Potensi dikembangkan 35. Temulawak Curcuma Oil Curcuma xanthorizza Farmasi, Minuman Potensi dikembangkan 36. Terpentin Terpentin Oil Pinus merkusii Kosmetik, Campuran Bahan Pelarut, Minyak Cat, Antiseptik, Kamper, dan Farmasi Sedang Berkembang 37. Ylang-ylang Ylang-ylang Oil Canangium odoratum Bahan dasar parfum Sedang Berkembang
Minyak atsiri yang disebut juga minyak eteris, minyak terbang atau "essential oil", dipergunakan sebagai bahan baku dalam berbagai industri, misalnya pada industri parfum, kosmetik, "essence", industri farmasi dan "flavoring agent". Dalam pembuatan parfum dan wangi-wangian, minyak atsiri tersebut berfungsi sebagai zat pewangi, terutama minyak atsiri yang berasal dari bunga dan yang berasal dari jenis hewan tertentu. Beberapa jenis minyak atsiri dapat digunakan sebagai zat pengikat bau (fixative) dalam parfum, misalnya minyak nilam, minyak akar wangi dan minyak cendana. Minyak atsiri yang berasal dari rempah-rempah misalnya minyak lada, minyak kayu manis, minyak pala, minyak cengkeh, minyak ketumbar dan minyak jahe, umumnya digunakan sebagai bahan penyedap (flavoring agent) dalam bahan pangan dan minuman.
Berikut adalah daftar minyak atsiri yang berkembang di Indonesia :